Latest News

5 December, 2018

Revolusi Industri 4.0 Ubah Wajah dan Regulasi Industri Keuangan

By Felani Galih PrabawaIn Beritawith Comments Off on Revolusi Industri 4.0 Ubah Wajah dan Regulasi Industri Keuangan

Ketua Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ahmad Hidayat mengatakan, bahwa Industri keuangan harus siap dalam menghadapi revolusi industri 4.0, atau industri yang berbasiskan akan digital. Pasalnya akan ada perubahan yang akan menghasilkan peningkatan efisiensi, penurunan biaya, dan perbaikan proses produksi.

“Kehadiran industri 4.0 bukan saja mengubah wajah industri keuangan, tetapi regulasinya juga akan berubah,” Ahmad Hidayat Ketua Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam One Day National Seminar bertemakan ‘Tantangan Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) di Era Revolusi Industri 4.0’ di Jakarta, Selasa (31/7).

Menurut Hidayat, perubahan aturan yang akan dilakukan OJK terkait dengan upaya efisiensi industri jasa keuangan di tengah dinamika ekonomi digital. Nantinya, perizinan akan terintegrasi dan proses perizinan juga akan dipangkas dari 105 hari menjadi 22 hari.

Ahmad juga mengatakan, beberapa jasa keuangan seperti perbankan terus mengintensifkan pemanfaatan teknologi informasi seperti digital banking dan branchless banking.

Ini dilakukan karena masyarakat yang menghendaki proses transaksi perbankan yang semakin mudah dan efisien. Sehingga membuat bank harus terus melakukan perubahan ke arah digitalisasi.

“Di sektor pasar modal, banyak perusahaan sekuritas maupun manajer investasi saat ini telah melakukan investasi di bidang teknologi informasi yang memudahkan nasabahnya untuk melakukan transaksi,” imbuh Ahmad.

Di sisi lain, investasi dalam bentuk reksadana atau produk manajer investasi lainnya telah umum dilakukan hanya melalui internet, tanpa harus mendatangi atau bertemu muka dengan perwakilan manajer investasi.

“Bahkan ke depan, seiring dengan berkembangnya artificial intelligence, jasa advisory bisa jadi akan dilakukan oleh robot, menggantikan peran para analis. Dengan teknologi big data, fungsi-fungsi analisis akan banyak diperankan oleh komputer. Hasilnya bisa lebih cepat dan lebih akurat,” tandasnya.

 

Sumber: Akurat.co

Scroll to top